Bahasa-bahasa di Pulau Simeulue
Februari 14, 2010 11 Komentar
Tulisan ini adalah hasil “penelitian” yang saya lakukan selama lebih kurang 17 hari di desa Langi, kecamatan Alafan dan 3 hari di Sinabang. Penelitian ini saya lakukan ketika mengikuti bakti sosial tsunami yang diadakan oleh Pemerintah Mahasiswa (PeMa) Universitas Syiah Kuala yaitu GeMPA (Gerakan Mahasiswa Peduli Aceh). Kegiatan ini merupakan kegiatan tingkat nasional yang diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa baik dari Aceh maupun dari luar Aceh. Kegiatan ini berlangsung pada bulan Agustus 2005. Sebelumnya ketika di Banda Aceh, saya sudah sempat mewawancarai beberapa teman saya dari Simeulue.
Narasumber utama saya adalah JAMAL MIRDAD. Sekitar 80 % data berasal dari Jamal Mirdad. Sedangkan sisanya saya peroleh dari teman-teman saya Firmansyah dari Labuhan Bajau, Alimansyah dari Sèfoyan, Dedi Sartana dan Syahniwar dari Sigulai. Firmansyah, Alimansyah dan Dedi Sartana adalah penutur asli bahasa Devayan walaupun salah seorang di antara mereka mengaku kurang lancar berbahasa Devayan. Sedangkan Syahniwar adalah penutur asli bahasa Sigulai.
Saya tidak menjamin keseluruhan isi tulisan ini benar 100 % karena barangkali terdapat salah dengar dan sebagainya. Juga mengingat narasumber saya yang utama bukan orang tua yang tentunya setidaknya masih lebih terjaga keasliannya. Narasumber utama saya yaitu Jamal Mirdad yang saat itu masih duduk sebagai murid SMP.


Komentar Terakhir